Popular Posts

Wednesday, 21 September 2016

Bentuk Hukuman Allah

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Renungan Malam*... 👍
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Hukuman dari Allah Ta'ala atas dosa-dosa kita tidak melulu harus berupa musibah kehilangan harta atau jiwa raga semata. Terkadang hukuman Allah kepada hamba yg berbuat dosa adalah dengan cara Allah Ta'ala haramkan atas dirinya dari mengamalkan sebagian amal ketaatan sehingga dia merasa malas untuk mengerjakannya..

Dikisahkan bahwa datang seorang kepada Al Hasan Al Bashri dengan mengatakan:
"Wahai Abu Said (Al Hasan Albashri), Aku merasa malas dan tidak mampu mengerjakan qiyamullail."

kemudian Al Hasan Al Bashri pun menjawab:

"Sesungguhya seorang benar-benar melakukan perbuatan dosa, sehingga ia diharamkan dari mengerjakan qiyamullail."

Apabila seorang diharamkan dari melakukan perbuatan sunnah disebabkan karena dosa yang ia lakukan, lalu bagaimana halnya dengan seorang yang sampai meninggalkan perkara yg wajib?!

Maka ajukan pertanyaan berikut untuk diri kita sendiri:

1. Kenapa shalat subuhku selalu terlambat, dosa apakah yang telah aku lakukan??

2. Kenapa aku malas shalat berjamaah, dosa apakah yang telah aku lakukan??

3. Mengapa aku malas menghadiri majelis ta'lim, dosa apakah yang telah aku lakukan??

4. Mengapa aku durhaka dan tidak mampu untuk berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain), dosa apakah yang telah aku lakukan??

Selalu ajukanlah pertanyaan untuk diri kita sendiri, mengapa terkadang kita malas menjalankan ketaatan..

Baarakallahufiikum

🖊 Ustadz Abu Musa Muhammad

=====================

📮 Salafy Cirebon
📬 Join Telegram :
http:/bit.ly/salafycirebon

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
       🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
www.ANTIKOMUNISME.com

Read more ...

DIANTARA HAK-HAK SUAMI ISTRI

°°SYARHUS SUNNAH LIN NISAA`°°:
❁✿❁ ❁✿❁ ❁✿❁

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
🔖 DIANTARA HAK-HAK SUAMI ISTRI:
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

✍ Berkata As-Syaikh Abdullah Al-Bukhari _hafizhahullah_:

《 Wajib atas suami untuk memberikan nafkah kepada istrinya, dan tidak membebaninya dengan perintah-perintah yang tidak dia sanggupi, dan untuk menempatkannya di sebuah rumah yang layak baginya, mengajarkannya apa yang membuat dia dapat menegakkan agamanya, cemburu kepadanya dengan cemburu yang syar'i, menjaganya dengan penjagaan yang sempurna, tidak berkhianat kepadanya, dan mempergaulinya dengan ma'ruf :

(فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ ۗ ) [سورة البقرة 229]

_"Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik."_
[Qs. Al-Baqarah: 229]

🌸Rasulullah ﷺ bersabda:

((اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا))

_"Berikanlah nasehat kepada para wanita dengan baik."_

🌸Dan beliau _'alaihis shalat was salam_ tentang hak isteri salahsatu dari kami maka beliau menjawab:

((أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ أَوْ اكْتَسَبْتَ وَلَا تَضْرِبْ الْوَجْهَ وَلَا تُقَبِّحْ وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ))

_"Engkau beri makan apabila engkau makan, engkau beri dia pakaian apabila engkau berpakaian, dan jangan engkau pukul wajah, jangan engkau hardik, dan jangan engkau boikot dia kecuali di dalam rumah."_
[HR. Ahmad, Abu Dawud dan itu adalah hadits shahih].

▪️ Dan diantara hak suami atas istrinya ialah ditaati dalam perkara ma'ruf, mengikuti suami di tempat tinggalnya, tidak boleh berpuasa sunnah kecuali dengan seizin darinya, tidak memberikan izin kepada seseorang masuk ke dalam rumahnya kecuali dengan seizin darinya, tidak boleh keluar rumah kecuali dengan seizin darinya, bersyukur atas kenikmatan yang diberikan suami kepadanya, dan tidak mengingkarinya, mengurusi rumahnya, mempersiapkan keperluan suami, mempersiapkan bekal untuk suaminya mencari penghasilan yang halal, menjaga suami dalam agamanya, hartanya dan kehormatannya.

🌸Rasulullah ﷺ bersabda:

((أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتْ الْجَنَّةَ)) أخرجه الترمذي والحاكم وهو حديث صحيح.

_"Wanita manapun yang mati dalam keadaan suaminya rela atas kepergiannya maka wanita itu akan masuk surga."_

[HR. Tirmidzi dan Hakim dan itu adalah hadits yang shahih]. 》

       •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

💻 *Sumber artikel*:
[http://miraath.net/articles.php?cat=11&id=1980]
——————————————
::: من حقوق الأزواج على بعضهم :::

❍ قَـالَ الشَّـيْخ عَـبْدُ الله البُخَـارِي -حـَفِظَهُ الله- :

《 على الزوج حق أن ينفق على امرأته، ولا يكلفها من الأوامر ما لا تطيق، وأن يسكنها في بيت يصلح لمثلها، وأن يعلمها ما يقوم به دينها، وأن يغار عليها غيرة شرعية، وأن يصونها صيانة تامة، وأن لا يتخونها، وأن يعاشرها بمعروف ﴿فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ﴾ قال صلى الله عليه وسلم: ((اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا))وسُئل عليه الصلاة والسلام ما حق امراة أحدنا عليه قال: ((أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ أَوْ اكْتَسَبْتَ وَلَا تَضْرِبْ الْوَجْهَ وَلَا تُقَبِّحْ وَلَا تَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ)) أخرجه الإمام أحمد وأبو داود وهو الصحيح.

ومن حق الزوج على زوجته أن تطيعه في المعروف، وأن تتابعه في مسكنه، وألّا تصوم تطوعًا إلا بإذنه، وألّا تأذن لأحد في بيته إلا بإذنه، وألّا تخرج بغير إذنه، وأن تشكر نعمته التي أنعم بها عليها، ولا تكفرها، وأن تدبر منزلها، وأن تتهيأ له، وأن تهيء له أسباب المعيشة المرضية، وأن تحفظه في دينه وماله وعرضه قال صلى الله عليه وآله وسلم: ((أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتْ الْجَنَّةَ)) أخرجه الترمذي والحاكم وهو حديث صحيح. 》

📚 المَــصْــدَر مِـنْ هُنـ↶ـا:

[http://miraath.net/articles.php?cat=11&id=1980]

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

✍ قـناة مــنهاج السنة :
@munhaj_alssana
|| http://cutt.us/sTPSx ||
---------------------------
💐 © ムη_ηί₭ααん.
【 💻 http://tlgrm.me/An_Nikaah 】

➥ #rumah_tangga #hak_suami_isteri

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
       🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
www.ANTIKOMUNISME.com

Read more ...

DZIKIR-DZIKIR PENGHILANG KESUSAHAN

🕋🔴

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
☀ *DZIKIR-DZIKIR PENGHILANG KESUSAHAN* ☀
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📡 Dari Abdullah bin 'Abbas radhiallahu 'anhuma ia berkata,

📝 Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,

كلمات الفرج: لا إله إلا الله الحليم الكريم، لا إله إلا الله العلي العظيم
، لا إله إلا الله رب السماوات السبع ورب العرش العظيم

"Ucapan-ucapan yang dapat menghilangkan kesulitan adalah:

🔗 LA ILAHA ILLALLAHUL HALIIMUL KARIIM
(Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah Yang Maha Bijaksana dan Maha Mulia)

🔗 LA ILAHA ILLALLAHUL 'ALIYYUL 'AZHIM
(Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung)

🔗 LA ILAHA ILLALLAHU ROBBUS SAMAWATIS SAB'I WA ROBBUL 'ARSYIL 'AZHIM
(Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah Pengatur langit yang tujuh dan Pemilik arsy yang agung)

🌍 Sumber: Silsilatu Al-Ahadits Ash-Shahihah (no.2045)
📝 Diterjemahkan oleh: Tim Warisan Salaf

#fawaidumum
〰〰➰〰〰
🍊 Update Ilmu agama bersama Warisan Salaf di: Website I Telegram I Twitter I Google Plus I Youtube I SMS Tausiyah
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻
Turut menyebarkan:
WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Read more ...

BOLEHKAH MENYEMBELIH LEBIH DARI SATU HEWAN QURBAN, dan HUKUM BERSERIKAT DALAM SEEKOR KAMBING

📪

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*BOLEHKAH MENYEMBELIH LEBIH DARI SATU HEWAN QURBAN, dan HUKUM BERSERIKAT DALAM SEEKOR KAMBING*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

❓ 🅾 Apakah boleh bagi seorang yang mampu untuk menyembelih lebih dari satu hewan qurban untuk dirinya?
Karena ada hadits yang menyebutkan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan dua ekor kambing kibas?

🔄 Apakah boleh suami dan istrinya berserikat pada satu hewan qurban, dari suaminya separuh dan dari istrinya separuh?

Dari dua hal di atas, mana yang sebaiknya dilakukan oleh seseorang?

…………………………………………

🌼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjawab:

👍🏻 Yang afdhal (lebih utama) adalah seseorang tidak berqurban melebihi satu ekor kambing untuk dirinya dan keluarganya.
🅾 Karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dulu berqurban dengan satu ekor kambing untuk beliau dan keluarga beliau.

👓  Sudah dimaklumi bahwa beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk yang paling mulia dan beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling besar kecintaannya untuk beribadah kepada Allah dan mengagungkan-Nya.

🔄 Adapun fakta bahwa beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan dua ekor kambing kibas, maka kambing yang kedua itu bukan diperuntukkan bagi keluarga dan ahli bait beliau, tetapi diperuntukkan bagi umat beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

☀🌅 Atas dasar ini, maka yang afdhal (lebih utama) adalah mencukupkan dengan satu ekor kambing untuk seseorang dan keluarganya. Lalu barang siapa yang memiliki kelebihan harta, maka hendaklah dia menginfakkan dirham atau makanan atau yang semisalnya di negeri lain yang membutuhkan atau untuk orang-orang di negerinya yang membutuhkan.
Karena setiap negeri tidaklah lepas dari adanya orang-orang yang membutuhkan.

🌵🚫 Selanjutnya, jika seorang laki-laki dan istrinya berserikat dalam membeli seekor kambing, maka ini TIDAK SAH. Karena sesungguhnya tidak boleh dua orang berserikat dalam membeli hewan qurban satu ekor kambing. Hanyalah diperbolehkan berqurban bersama sejumlah orang pada unta dan sapi. Pada unta boleh berqurban bersama dengannya tujuh orang, demikian pula sapi boleh tujuh orang. Adapun kambing, maka tidak boleh untuk dua orang berqurban bersama berserikat sama sekali.

🔑🔏  Namun dalam pahala qurban satu ekor kambing tersebut, tidak ada batasan. Boleh baginya mengatakan, “Ya Allah ini dariku dan istriku,” atau, “dariku dan keluargaku.”

📛 Tetapi jika masing-masing dari suami istri membayar separuh harga untuk membeli satu hewan qurban berupa kambing, maka ini TIDAK SAH.

📖 Majmu' Fatawa wa Rasail Ibn 'Utsaimin(25/46)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻
Turut menyebarkan:
WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Read more ...

HUKUM MEMPERBANYAK UDHIYYAH (HEWAN QURBAN) DALAM SATU RUMAH

🌳⚡

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🍖HUKUM MEMPERBANYAK UDHIYYAH (HEWAN QURBAN) DALAM SATU RUMAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah

………………………………………

❓❓ "Apakah termasuk sunnah memperbanyak udhiyyah(hewan qurban) dalam satu rumah?"

📪 Jawab :

"Yang sunnah adalah TIDAK BERMEGAH-MEGAHAN dalam udhiyyah dengan banyaknya jumlah. Karena ini termasuk BERLEBIHAN.

Karena di kalangan sebagian manusia sekarang: kamu dapati seorang suami menyembelih qurban untuk dirinya dan keluarganya sebagaimana dulu dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, demikian juga Salafush Shalih juga melakukan itu.

Namun kemudian istrinya mengatakan, "aku juga ingin berqurban sendiri."

Anak perempuannya juga mengatakan, "Aku juga ingin berqurban."

Saudari perempuannya juga mengatakan, "Aku juga ingin berqurban."

🔑 Sehingga terkumpullah banyak hewan qurban dalam satu rumah.

👉🏻⭕ ini menyelisihi apa yang diamalkan oleh para Salafush Shalih. Karena makhluk termulia Muhammad shallallaahu alaihi wa sallam tidaklah berqurban kecuali seekor kambing diperuntukkan bagi beliau dan keluarganya.

🔁🏡  Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa beliau memiliki sembilan isteri, yakni berarti ada sembilan rumah.
🚨 MESKIPUN DEMIKIAN, BELIAU TIDAKLAH BERQURBAN KECUALI SEEKOR KAMBING diperuntukkan bagi beliau dan keluarganya. kemudian beliau berqurban seekor lagi, diperuntukkan bagi umatnya.

🌆 Demikian pula dulu di kalangan para sahabat pun, seseorang berqurban dengan seekor kambing diperuntukkan baginya keluarganya.

⚠ Maka apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang pada hari ini, maka itu adalah PEMBOROSAN.

🔑 Kami katakan kepada mereka yang berqurban dengan cara tersebut: 'jika kalian memiliki kelebihan uang, maka di sana masih banyak kaum muslimin di muka bumi yang sangat membutuhkannya.'

🎒 dari Silsilah Liqa Al-Bab al-Maftuh, Al-Imam Al-'Utsaimin, kaset no 92.

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻
Turut menyebarkan:
WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Read more ...

Pakaian Wanita di Hadapan Mahram

🔘🔘🔘

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🌸Pakaian Wanita di Hadapan Mahram🌸
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Adapun di hadapan mahramnya, ada dua pendapat yang masyhur di kalangan ulama.

👉🏾Jumhur (mayoritas) ulama berpandangan, di hadapan mahram, wanita boleh memperlihatkan apa yang di atas pusar dan di bawah lutut sebagaimana halnya di hadapan wanita yang lain.

👉🏾Sementara itu, sebagian ulama menyatakan, yang boleh ditampakkan adalah bagian-bagian yang biasa tampak, seperti kepala, leher, telapak kaki, tangan, dan semisalnya, serta tidak menampakkan sebagian yang biasa tertutup, seperti dada, punggung, dan semisalnya.

✏Al-‘Allamah al-Muhaddits Muqbil bin Hadi al-Wadi’i rahimahullah menjelaskan,
“Adapun di hadapan mahramnya, wanita (boleh) menampakkan anggota wudhunya, seperti tangan hingga lengan (bahkan) sampai ketiak. Begitu juga kaki hingga kedua mata kaki sampai pertengahan betis. Wanita juga diperbolehkan menyusui bayinya di samping ayah dan saudara laki-lakinya, apabila aman dari fitnah, wallahul musta’an.”
(Fatawa al-Mar’ah al-Muslimah hlm. 285, tartib: al- Mashra’i. Lihat al-Fatwa hlm. 100)

✏Al-‘Allamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,
“Ketika kita berpendapat bahwa wanita boleh menampakkan bagian ini dan itu, tidak berarti pakaiannya hanya sebatas itu. Maksudnya, apabila seorang wanita memakai pakaian (panjang) sampai mata kaki lalu terlihat kedua betisnya karena kesibukan atau yang lainnya, dia tidak berdosa apabila yang di sisinya hanya ada mahramnya atau wanita lain. Adapun pakaian ini, kita larang dan kita peringatkan.
Demikian pula sabda Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wasallam,
‘Janganlah seorang wanita melihat aurat wanita yang lain.’
Ini tidak berarti bahwa seorang wanita diperbolehkan memakai sesuatu yang hanya menutupi antara pusar dan lututnya. Tidak ada seorang pun yang berpandangan demikian. Yang dimaksud adalah tatkala seorang wanita memakai pakaian longgar dan panjang, lantas tersingkap bagian dada atau betisnya, maka wanita lain tidak diharamkan melihatnya. Contohnya, ada seorang wanita menyusui bayinya dan terlihat payudaranya karena menyusui.
Kita tidak menyatakan kepada wanita lain, ‘Haram hukumnya engkau melihat payudaranya,’ sebab bukan termasuk aurat. Adapun wanita yang mengatakan, ‘Aku tidak akan memakai sesuatu kecuali celana yang menutupi antara pusar dan lutut,’ tidak ada seorang pun yang berpendapat demikian. Hukumnya tidak boleh.”

📣Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyebutkan bahwa pakaian wanita sahabat di zaman dahulu adalah dari pergelangan tangan sampai mata kaki. Ini ketika mereka di rumah.

❗Apabila mereka keluar ke pasar, sudah diketahui dari hadits Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha bahwa wanita memanjangkan pakaiannya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga membolehkan wanita memanjangkan pakaiannya satu hasta supaya tidak terlihat kedua telapak kakinya bila berjalan.”
(Majmu’ As-ilah Tahummu al-Usrah al-Muslimah, lihat al-Fatwa hlm. 100—101)

⛔ Kaum wanita juga tidak diperbolehkan memakai pakaian ketat atau pakaian mini walaupun di hadapan wanita lain atau mahram dan anaknya sendiri karena termasuk menampilkan aurat selain di hadapan suaminya.
(lihat Muntaqa Fatawa al-Fauzan 3/475)

Sumber: http://asysyariah.com/kajian-utama-pakaian-wanita-di-hadapan-wanita-lain-dan-mahramnya/

🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻
Turut menyebarkan:
WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Read more ...

BAGAIMANA CARA KITA BERLINDUNG DARI KEJAHATAN SETAN ?

🛡⚙🔥

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖🌿
*BAGAIMANA CARA KITA BERLINDUNG DARI KEJAHATAN SETAN ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖🌿

☀ ```Berkata Asy Syaikh Ibnu Baz rahimahullah :```

"Allah mensyariatkan kepada kita agar berlindung dari kejahatan setan dengan *At Ta'awwudzat* (bacaan untuk perlindungan).

🔊 Disyariatkan bagi seseorang di waktu pagi dan petang untuk membaca doa :

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

🔁 Dibaca sebanyak tiga kali.

(Artinya : _"Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya"_)

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

🔁 Dibaca sebanyak tiga kali.

(Artinya : _"Dengan nama Allah yang tidaklah memberi mudarat bersamaan dengan nama-Nya suatu apapun di bumi tidak pula di langit, dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"_)

☀🌌 Itu dibaca pagi dan petang, semua ini termasuk sebab keselamatan dari gangguan jin dan selainnya.

🌅 Demikian pula membaca *Ayat Kursi* pada setiap selesai shalat, dan membacanya sebelum tidur termasuk sebab penjagaan Allah dari setan, demikian pula membaca surat *Al Ikhlas dan dua bacaan Mu'awwidzat (Al Falaq dan An Nas)* setiap selesai shalat.

🚧 Seorang mukmin sepantasnya untuk menjauhi sebab-sebab yang mendatangkan gangguan dari manusia dan jin semuanya.

⛓🛡 Barangsiapa berpegang teguh kepada Allah dan melakukan sebab-sebab yang disyariatkan, niscaya Allah akan melindunginya dari kejahatan manusia dan jin semuanya.

🔥 Dan siapa yang bermudah-mudahan maka manusia dan jin akan menguasainya, dengan sebab sikap bermudah-mudahannya, permusuhannya, atau kezhalimannya.

Kami memohon keselamatan kepada Allah"

______________
📚 ```Nurun 'Alad Darbi (220-221)```

*****
:: http://bit.ly/alistifadah ::
🗃 Arsip WALIS » http://walis-net.blogspot.com/2016/08/bagaimana-cara-kita-berlindung-dari.html
🗳 Kritik dan saran » http://goo.gl/d0M01P
🕰 Faedah Lain » http://walis.salafymedia.com/

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•

▪️كيف نتقي شر الشياطين.

📝قال ابن باز رحمه الله:

🔖 شرع الله لنا أن نتقي شر ـ الشياطين ـ  بالتعوذات ، الإنسان مشروع له صباحا ومساء أن يقول : ( أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق ) ثلاث مرات ،
( بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم ) ثلاث مرات ، صباحا ومساء كل هذا من أسباب السلامة من الجن وغيرهم.

↩كذلك قراءة آية الكرسي بعد كل صلاة ، وقراءتها عند النوم من أسباب حفظ الله من الشياطين ، وهكذا قراءة قل هو الله أحد ، والمعوذتين بعد كل صلاة ،
↩وقراءتها ثلاث مرات بعد المغرب والفجر ، كل هذا من أسباب السلامة من شياطين الإنس والجن .

🖱والمؤمن ينبغي له أن يكون بعيدا عن أسباب الأذى للإنس والجن جميعا ، ومن كان معتصما بالله ، وأخذ بالأسباب الشرعية وقاه الله شر الإنس والجن جميعا ،
◾ ومن تساهل فقد يسلط عليه الإنس والجن ، بسبب تساهله أو عدوانه أو ظلمه نسأل الله السلامة .

📚 نور على الدرب [١ / ٢٢٠ـ ٢٢١] .

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

✍ قـناة مــنهاج السنة :
@munhaj_alssana
|| http://cutt.us/sTPSx ||

•••••••
📲 *Majmu'ah AL ISTIFADAH*
🌍 http://bit.ly/tentangwalis
🔵 Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
📲 مجموعة الاستفادة
🗓 Rabu, 28 Dzulqa'dah 1437H / 31 Agustus 2016M

🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻🍃🌻
Turut menyebarkan:
WA🌹syarhus sunnah lin nisaa`
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
http://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Read more ...